Laman

Loading...

Senin, 26 September 2011

Contoh Instrumen Penelitian


INSTRUMEN PENELITIAN TES KEMAMPUAN
GURU MENGGUNAKAN KOMPUTER
UNTUK PROSES PEMBELAJARAN

A.    Definisi Operasional
Kemampuan Guru menggunakan komputer untuk Proses Pembelajaran meliputi kemampuan untuk merancang proses pembelajaran dengan menggunakan kompoter, memanfaatkan computer pada saat pembelajaran, dan melakukan analisis atau evaluasi hasil belajar dengan memanfaatkan komputer.
Kemampuan Guru merancang pembelajaran dengan  computer sekurang-kurangnya menguasai penggunaan microsoft office (software yang paling banyak digunakan di Indonesia, termasuk pada bidang pendidikan). Pada penelitian ini kemampuan guru akan diukur dari kemampuan menggunakan program word, excel dan power point. Adapun rancangan yang dibuat berupa silabus, RPP dan bahan ajar.

Kemampuan guru menggunakan computer pada saat pembelajaran diukur dengan kemampuan menampilkan gambar, menampilkan film, menampilkan power point, menampilkan tulisan, menampilkan suara, mengirim dan membuka e-mail, upload dan download internet.


B.     Kisi-kisi Tes Kemampuan Guru Menggunakan Komputer untuk Pembelajaran
No.
Indikator
Sub indikator
No. Soal
1
Mampu menggunakan:
§  Microsoft word





§  Microsoft excel





§  Power point

o   Menggunakan clipboard
o   Mengatur font
o   Mengatur page setup
o   Mengatur paragraph
o   Menyisipkan gambar

o   Menggunakan Aligment
o   Melakukan Insert chart
o   Menggunakan Formula
o   Sort and filter
o   Format cell

o   Membuat slide baru
o   Menggunakan Desain
o   Animasi
o   Slide show
o   Media clips
o   Illustrations



2
Menampilkan bahan ajar dan hasil analisis
o   Menghubungkan computer dengan infokus
o   Membuka program power point
o   Memindah-mindah slide
o   Menampilkan hasil analisis


C.     Soal Tes Kemampuan
1.      Menggunakan clipboard
Lakukan hal-hal berikut:
a.       Ketik naskah berikut ini dengan font size 12 type time new roman.

Selain dari sisi proses (bagan alir), instrumen dapat pula dipahami dari sisi hal yang diamati. Dari sisi hal yang diamati, instrumen dapat dikelompokkan menjadi 3 (tiga), yaitu: instrumen untuk mengamati guru (observing teachers), instrumen untuk mengamati kelas (observing classroom), dan instrumen untuk mengamati perilaku siswa (observing students) (Reed dan Bergermann,1992).
  
b.      Copy seluruh naskah tersebut sehingga menjadi dua paragraph yang sama.

2.      Mengatur font
a.       Blok paragraph pertama, ubah font size menjadi 14 dengan tipe arial.
b.      Baris pertama tebalkan, baris kedua miringkan, baris ketiga beri garis bawah, baris keempat ubah warna, dan beris kelima coret.
c.       Lakukan hal yang sama untuk paragraph kedua dengan menggunakan format painter

3.      Mengatur page setup
a.       Blok paragraph ke dua, ubah menjadi dua kolom.
b.      Bedakan first line indent dari masing-masing kolom.

4.      Mengatur paragraph
a.       Blok kedua paragraph yang sudah dibuat, copy dan simpan dihalaman kedua dengan memanfaatkan page break.
b.      Ubah kedua paragraph yang baru dipindahkan tadi pada indent dan spasing sesudahnya.

5.      Menyisipkan gambar
a.       Sisipkan gambar
b.      Posisikan gambar disamping kanan teks
c.       Simpan hasil pekerjaan anda dan beri nama latihan 1.
6.      Buka program Excel
a.    Buat daftar nilai seperti di bawah ini
No
Nama Siswa
Nilai Ulangan ke
Jumlah
1
2
3
4
1
Milka
78
80
77
85
320
2
Kamil
80
82
78
79
319
3
Ikmal
70
85
82
80
317
4
Malik
82
79
78
80
319
5
Makil
80
80
82
80
322
Jumlah
390
406
397
404
1597

7.      Buat grafik dari daftar nilai tersebut

8.      Gunakan Formula
a.    Tentukan rata-rata, standar deviasi, korelasi dari nilai-nilai tersebut!
b.    Tentukan siswa yang lulus jika standar lulus rata-rata 80 dengan menggunakan rumus if.

9.      Gunakan Sort and filter
a.    Copy daftar nilai dan simpan pada sheet 2, kemudian urutkan nilai tertinggi sampai nilai terendah,
b.    Copy lagi daftar nilai tersebut dan simpan di bawahnya, kemudian tampilkan hanya nilai yang 80 ke atas.

10.  Lakukan pengaturan Format cell dengan auto fit row and column kemudian simpan dengan nama latihan excel 1

11.  Buka program Power Point dan buat slide baru
12.  Gunakan Desain
13.  Gunakan Animasi
14.  Lakukan Slide show
15.  Sisipkan lagu atau film
16.  Sisipkan gambar atau bagan
17.  Hubungkan computer dengan infokus
18.  Tampilkan slide yang telah dibuat
19.  Memindah-mindah slide
20.  Sampaikan hasil analisis melalui power point


INSTRUMEN PENELITIAN SKALA SIKAP
PERILAKU SISWA SAAT BELAJAR PAI DI SMA

A.    Definisi Operasional
Perilaku siswa saat belajar PAI biasanya lebih sering tampak dalam perbuatan-perbuatan sebagai berikut : 1) kebiasaan; 2) keterampilan; 3) pengamatan; 4) berpikir asosiatif dan daya ingat; 5) berpikir rasional dan kritis; 6) sikap; 7) inhibisi; 8) apresiasi; dan 9) tingkah laku afektif.

B.     Kisi-kisi Penelitian
Indikator
Sub Indikator
No. Soal
1.      kebiasaan;

2.      keterampilan;

3.      pengamatan;
4.      berpikir asosiatif dan daya ingat;


5.      berpikir rasional dan kritis;


6.      sikap;
7.      inhibisi;
8.      apresiasi; dan


9.      tingkah laku afektif
§  Tetap belajar di sekolah
§  Memperhatikan penjelasan guru
§  Mencatat penjelasan dari guru
§  Mengikuti petunjuk guru
§  Mengamati lingkungan sekolah
§  Menghubungkan perintah guru dengan perintah Allah
§  Memikirkan pelajaran yang telah disampaikan
§  Menghubungkan peristiwa alam dengan penjelasan Al-Quran
§  Menghubungkan pelajaran PAI dengan pelajaran lainnya
§  Peduli kepada teman
§  Serius
§  Membicarakan,
§  mengandalkan,
§  mengikuti
§  memberi penilaian
§  perbuatan
1
2
3
4
5,6
7

8

9

10

11, 12
13,14,15
16
17
18
19
20


C.     Angket Perilaku Peserta Didik Pada Saat Belajar PAI di SMA
1.    Petunjuk Pengisian
a.    Bacalah seluruh pertanyaan berikut alternatif jawaban yang tersedia!
b.    Pilih salah satu jawaban SS = sangat setuju; S = setuju; N = Netral;  TS = tidak setuju; dan STS = sangat tidak setuju.
c.    Cek kembali jawaban, bila telah yakin kumpulkan kepada petugas.


2.    Pertanyaan-pertanyaan
Perilaku belajar PAI di SMA
No.
Pernyataan
Jawaban
SS
S
N
TS
STS
1.       
Tetap belajar PAI di sekolah meskipun guru tidak masuk kelas
SS
S
N
TS
STS
2.       
Memperhatikan penjelasan dari guru saat menerangkan pelajaran
SS
S
N
TS
STS
3.       
Mencatat dengan seksama penjelasan dari guru
SS
S
N
TS
STS
4.       
Mengikuti setiap petunjuk guru dalam mengikuti kegiatan belajar PAI di SMA
SS
S
N
TS
STS
5.       
Memperhatikan lingkungan sekolah sehingga menjadi tempat belajar yang nyaman dan menyenangkan
SS
S
N
TS
STS
6.       
Mengamati keadaan SMA sehingga timbul kekaguman kepada Allah swt.
SS
S
N
TS
STS
7.       
Menghubungkan perintah belajar dari guru dengan perintah Allah swt untuk mencarti ilmu
SS
S
N
TS
STS
8.       
Memikirkan pelajaran-pelajaran yang telah disampaikan oleh guru PAI di SMA
SS
S
N
TS
STS
9.       
Menghubungkan peristiwa-peristiwa bencana alam dengan perbuatan manusia yang merusak lingkungan hidup sebagaimana dijelaskan dalam Al-Quran
SS
S
N
TS
STS
10.   
Menghubungkan pelajaran PAI dengan pelajaran lainnya sehingga dipahami keterpaduannya
SS
S
N
TS
STS
11.   
Membiarkan teman di kelas yang mengganggu kegiatan belajar PAI
SS
S
N
TS
STS
12.   
Menaruh curiga kepada ajakan teman yang baru dikenal
SS
S
N
TS
STS
13.   
Belajar PAI secara serius tanpa mempedulikan kesulitan orang lain (teman sekelas)
SS
S
N
TS
STS
14.   
Terbiasa menulis pada apa saja saat belajar PAI
SS
S
N
TS
STS
15.   
Akrab dengan teman-teman di SMA yang sering bolos.
SS
S
N
TS
STS
16.   
Membicarakan perilaku teman yang sering menyontek.
SS
S
N
TS
STS
17.   
Mengandalkan guru PAI untuk pendapatkan penjelasan bahan ajar
SS
S
N
TS
STS
18.   
Hanya membaca sumber belajar PAI yang disuruh oleh guru
SS
S
N
TS
STS
19.   
Meninggalkan kelas pada saat pelajaran PAI sedang berlangsung
SS
S
N
TS
STS
20.   
Melihat catatan pada saat ulangan PAI
SS
S
N
TS
STS



INSTRUMEN PENELITIAN SKALA GARIS
KEMAMPUAN PENGAWAS DALAM MELAKUKAN SUPERVISI
DI MADRASAH TSANAWIYAH

A.    Definisi Operasional
Pengawasan dan pembinaan yang dilaksanakan oleh pengawas  meliputi pengawasan akademik dan pengwasan manjerial. Hal ini ditegaskan dalam PP No. 19 Tahun 2005 pasal 57 yang berbunyi “Supervisi yang meliputi supervisi manajerial dan akademik dilakukan secara teratur dan berkesinambungan oleh pengawas atau penilik satuan pendidikan”. Supervisi manajerial meliputi aspek pengelolaan dan administrasi satuan pendidikan, sedangkan supervisi akademik meliputi aspek-aspek pelaksanaan proses pembelajaran.
Kemampuan yang mesti dimiliki oleh pengawas meliputi: (1) memahami, manghayati dan mengerti seluruh kegiatan yang akan dilaksanakan.(2) pembinaan tidak hanya untuk memperbaiki mutu mengajar guru, akan tetapi juga membina kemampuan dalam meningkatkan kinerja profesional guru. (3) pengawas memberikan motivasi kepada guru agar melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi, mengikuti pelatihan, seminar, diskusi dan lain-lain. Secara khusus kemampuan pengawas dala melakukan supervise meliputi:
1.      Manerapkan metode, teknik dan prinsip supervisi
2.      Menggunakan / membuat program pengawasan, metode kerja, dan laporan hasil pengawasan
3.      Melakukan pembinaan kepada kepala madrasah dan guru dalam pengelolaan adminitrasi
4.      Melakukan pembinaan kepala madrasah dan guru dalam melaksanakan bimbingan konseling
5.      Memberikan motivasi kepada guru dan kepala madrasah dalam melaksanakan tugas pokoknya
6.      Memahami konsep, prinsip, teori, karakteristik, dan kecenderungan mata pelajaran dan perkembangan proses pembelajarannya
7.      Membimbing dalam penyusunan silabus, RPP, prinsip-prinsip perkembangan KTSP serta dalam memilih metode pembelajaran yang tepat
8.      Membimbing guru dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran, mengelola, merawat, mengembangkan dan menggunakan media pendidikan dan fasilitas pembelajaran
9.      Memberikan motivasi dalam pemanfaatan teknologi informasi pembelajaran


B.     Kisi-kisi Penelitian

Indikator/sub indikator
Sumber informasi
No. soal
1.      Manerapkan metode, teknik dan prinsip supervisi
2.      Menggunakan / membuat program pengawasan, metode kerja, dan laporan hasil pengawasan
3.      Melakukan pembinaan kepada kepala madrasah dan guru dalam pengelolaan adminitrasi
4.      Melakukan pembinaan kepala madrasah dan guru dalam melaksanakan bimbingan konseling
5.      Memberikan motivasi kepada guru dan kepala madrasah dalam melaksanakan tugas pokoknya
6.      Memahami konsep, prinsip, teori, karakteristik, dan kecenderungan mata pelajaran dan perkembangan proses pembelajarannya
7.      Membimbing dalam penyusunan silabus, RPP, prinsip-prinsip perkembangan KTSP serta dalam memilih metode pembelajaran yang tepat
8.      Membimbing guru dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran, mengelola, merawat, mengembangkan dan menggunakan media pendidikan dan fasilitas pembelajaran
9.      Memberikan motivasi dalam pemanfaatan teknologi informasi pembelajaran
Kepala-kepala MTs di Kabupaten
1 – 3


4 – 5

6 – 7

8 – 9

10- 11


12–15


16- 19



20


C.     Skala Garis untuk Mengukur Kemampuan Pengawas dalam Melakukan Supervisi
o   Bacalah seluruh lembar ini secara seksama!
o   Beri tanda centang (Ö) sesuai dengan skala garis yang disediakan untuk setiap pertanyaan. Contoh:

Kejelasan informasi yang disampaikan oleh pengawas
sangat         jelas         kurang      tidak
jelas                            jelas          jelas
        ­----o----   ----o----   ----o----  

1.      Dalam melakukan pengawasan ke Madrasah Tsanawiyah, pengawas menyampaikan temuan dengan cara penyampaian yang jelas

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Rusman Faoz

Rusman Faoz